let light shine out of darkness.

Jumat, 14 Oktober 2016

Ucapkan Ulang Tahun Melalui Kreasi Jingle

00.32 Posted by Raisya Latifa No comments
          Diantara sekian banyak lomba dalam rangka memperingati dies natalis smas’t ke 70 tahun ada salah satu lomba yang berkaitan dengan dunia IT yaitu Jingle.
          Jingle adalah semacam video musik yang dibuat dengan tujuan untuk mepromosikan sebuah produk atau event. Jadi sudah jelas jika pembuatan jingle ini bertujuan untuk mempromosikan Dies Natalis Smas’t ke 70 sekaligus sebagai ajang unjuk kreativitas siswa dalam mengucapkan selamat ulang tahun untuk sekolah kita tercinta.
          Lomba ini bertemakan ‘pop art’ persis seperti tema pagelaran dies natalis smas’t tahun ini. Pembuatan jingle kali ini memerlukan ketepatan dan kekreatifitasan dalam proses shooting maupun editing.
          Karena tahun ini adalah tahun pertama kelas kami berpartisipasi dalam lomba jingle mungkin kami masih perlu banyak belajar. Untuk jingle yang kami persembahkan sendiri bercerita tentang perjalanan menemukan serangkaian huruf  HBD SMAS’T. Cerita ini berfilosofikan bahwa menuju usia yang genap 70 tahun ini tidak mudah dan memerlukan perjalanan panjang dengan serangkai rintangan yang butuh kerja keras.
          Kemudian di akhir video kami sekelas mengucapkan HAPPY ANNIVERSARY SMAS’T sebagai wujud bangga kami sebagai siswa smas’t di usia yang ke 70 ini.
          Background song jingle kami adalah lagu milik Taylor Swift yang berjudul Stay Stay Stay. Namun, liriknya diubah sesuai dengan kebutuhan jingle yaitu sebagai ucapan selamat ulang tahun untuk smas’t.


          Beberapa tips pembuatan jingle:
1. Tentukan tema musik terlebih dahulu.usahakan cocok dengan produk atau event yang akan dipromosikan.
2.  Coba buat lirik yang berkaitan juga dengan apa yang ingin ditampilkan dan usahakan lirik dibuat dengan kata-kata yang simple serta mudah dicerna.
3.  Buatlah musik yang simple dan easy listening untuk membuat pendengar merasa nyaman dengan musik tersebut.



          Untuk tahun depan semoga kami mampu mempersembahkan karya jingle yang lebih baik. Sebelum artikel ini berakhir ada beberapa tips pembuatan jingle yang akan kami bagi buat kalian semua.

Selasa, 04 Oktober 2016

Maskot : Merah Murah Meriah yang Menawan

07.19 Posted by Raisya Latifa No comments

Serangkaian kegiatan dan lomba dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis SMAN 1 Kediri ke 70 yang bertepatan pada 9 September 2016 lalu. Salah satunya adalah Lomba Maskot. Lomba yang diadakan OZON (OSIS SMAN 1 Kediri) ini wajib diikuti setiap kelas, dan memprioritaskan peserta memakai pakaian handmade dari bahan daur ulang. Kelas kami, X IPS A, tentu tidak mau ketinggalan dan berusaha mempersiapkan kostum untuk maskot kami sebaik-baiknya.
Dimulai dari Jumat (2/9), beberapa siswa dari kelas kami berkumpul dan memulai pembuatan kostum untuk maskot putri, yakni Zania Widya Oktaviani. Bahan-bahan yang kami gunakan adalah kalender, brosur, kertas kado dan kain hitam yang sudah tidak terpakai. Pertama-tama, kami menyesuaikan ukuran kertas, kemudian melipatnya seperti kipas. Selanjutnya, lipatan-lipatan tersebut ditempel tanpa jarak di kain hitam secara menggunakan lem tembak. Penempelan tidak dibuat berdasar kelompok warna agar terkesan colorful.

Proses penempelan lipatan kertas

Pembuatan pun dilanjukan dengan membuat jubah dan tongkat untuk maskot putra, Safrial Fachry Pratama. Selain itu, tidak lupa juga terus menyempurnakan kostum putri dengan hiasan yang menempel di punggung Zania. 
Selama pembuatan kostum, kami menemukan beberapa kendala seperti kekurangan bahan ataupun waktu. Sebisa mungkin kami kerjakan sendiri dengan bahan seadanya, dan berkat kekompakan tim pembuat kostum, maskot kami bisa tampil menawan pada hari-h.


Perwakilan X IPS A dalam lomba maskot

Selasa, 13 September 2016

OLFC 2k16!

05.50 Posted by Raisya Latifa No comments
“ANAK IPS SEMANGAT!” pekik seseorang tak lama setelah peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. Setelah kata-kata itu diteriakkan, rasanya ada tambahan semangat mengalir pada salah satu tim yang bertanding di OLFC sore hari ini. Tim itu adalah gabungan dari kelas X IPS A dan X IPS B.
Sebelumnya, OLFC (OZON Ladies Futsal Cup) adalah sebuah pertandingan futsal yang pesertanya para siswa putri SMAN 1 Kediri. Setiap tim terdiri dari gabungan dua kelas, yang berisikan 5 pemain inti dan 5 pemain cadangan. Pertandingan ini resmi dibuka oleh Pak Bambang dalam upacara pembukaan yang dilangsungkan pada Selasa (13/9) siang.
Kelas kami bergabung dalam X IPS B dalam pertandingan ini. Tim kami beranggotakan Aurel Avindha, Jasmine Annisa, Dila Frilana, Ken Saphira, dan Nadela Febria sebagai pemain inti. Sedangkan pemain cadangan antara lain adalah Jovita Amilia, Akza Rajuwana, Melisa Hana, Destine Romadhia, dan Karina. Tim kami dijadwalkan bertanding dengan tim dari X MIPA F dan X MIPA G.
Saat pertandingan dimulai, para pemain terlihat bersemangat dan berusaha baik mempertahankan maupun merebut bola dari kaki lawan. Tidak hanya pemain, namun tentu para penonton dan pendukung juga antusias melihat pertandingan ini.
Selama pertandingan, ternyata lawan lebih ‘agresif’ dari dugaan. Para pemain sempat kewalahan, dan bertukar dengan cadangan selama beberapa kali.
Namun sayang, pada akhirnya tim kami kalah dengan perolehan skor 6-0. Para pemain mengaku sedikit malu, namun juga tidak bisa dipungkiri kalau menang-kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa. Dan kegiatan ini bisa dijadikan hiburan dan ajang berolahraga, dan tentunya sebagai motivasi untuk menang di event-event selanjutnya!

Tetap semangat, sayang!:)

Selasa, 30 Agustus 2016

Temu Kangen Alumni di HUT Kediri

06.08 Posted by Raisya Latifa No comments
Rangkaian acara hari ulangtahun Kota Kediri dijadikan ajang temu kangen? Bukan hanya pernyataan fiktif belaka, namun hal tersebut memang benar-benar terjadi di acara Romansa Kediriku, 10-12 Agustus 2016 lalu. Ketika memasuki bazaar yang bertempat di Stadion Brawijaya, kalian akan disuguhi berbagai stand baik binaan Pemerintah Kota Kediri, maupun luar Kota Kediri. Bermaca-macam kain batik, makanan oleh-oleh, serta pernak-pernik dari berbagai daerah dipamerkan di sini. Namun jika berjalan terus sampai sudut terakhir dari tenda bazaar, kalian akan menemukan satu stand yang unik. Diantara stand lain yang memang berlatar belakang ekonomi, stand ini ‘seharusnya’ hanya sekedar perkumpulan alumni. Apalagi kalau bukan stand Palmturi?
                Ketika menemukan stand Palmturi (singkatan dari Paguyuban Alumni SMAN 1 Kediri), mungkin memang banyak orang bertanya. Kenapa organisasi perkumpulan alumni bisa ada di acara bazaar? Pak Eni (alumni SMAST tahun 1999) menuturkan, bahwa alasan terpenting Palmturi bisa mengikuti bazaar ini dikarenakan alumni SMAST banyak yang aktif dalam memajukan Kota Kediri, termasuk juga rangkaian acara HUT Kediri. “Coba diingat juga, walikota Kediri itu siapa sih?” tambah Pak Eni sambil tertawa jenaka. Ya, walikota Kediri, Bapak Abdullah Abu Bakar, juga seorang alumni SMAN 1 Kediri.
                Palmturi adalah ikatan alumni yang sangat aktif. Para alumni terus berkumpul, melakukan kegiatan yang berguna untuk masyarakat, dan saling mendukung angkatan lain dan adik-adik yang masih berstatus siswa SMAN 1 Kediri. Contoh dari kegiatannya ialah memberi modal usaha pada pengangguran. Kakak-kakak alumni juga tidak akan ragu membantu adik-adik yang sedang kesusahan seperti mencari kost untuk kuliah di luar kota, karena alumni SMAST juga tersebar terutama di kota-kota besar.
                Ketika ditanya tentang kesolidan anggota Palmturi, Bu Ika (alumni SMAST) dengan enteng menceritakan barang-barang yang ada di stand Palmturi, seperti makanan dan aki. Semuanya adalah hasil produksi alumni SMAST. “Saya juga merasa bertanggung jawab atas semua ini. Karena bendera saya adalah Palmturi,” tuturnya.
                Sebenarnya, alasan utama didirikannya stand Palmturi di Romansa Kediriku ini ialah sebagai ajang berkumpul para alumni, serta menunjukkan ke warga Kota Kediri tentang reuni akbar SMAST. Rencananya, reuni akbar ini akan dilaksanakan tanggal 8, 9, dan 10 September 2016. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada reuni akbar nanti ialah lomba olahraga, pengobatan gratis oleh 70 dokter yang semuanya adalah alumni SMAST, expo, dan juga penyembelihan hewan kurban. Panitia menargetkan lebih dari 1000 orang bisa hadir di reuni akbar ini. Karena selain untuk ajang menjalin silaturahim, acara ini akan diajukan untuk pemecahan rekor MURI.
                Para alumni juga berpesan untuk adik-adik yang sedang menempuh sekolah, untuk berusaha semaksimal mungkin. Para siswa SMAN 1 Kediri harus memiliki kemauan, selalu berpikir positif, tidak mudah menyerah, serta khususnya untuk anak 4 semester, jangan merasa tertekan. Pendidikan formal itu penting, tapi jangan lupa untuk aktif di kegiatan luar pelajaran seperti organisasi.

                “Kalau sudah lulus, kami tunggu kalian di Palmturi. Kami akan dengan senang hati menerima kalian, tidak udah takut canggung. Karena di Palmturi bukan hanya sekedar ikatan alumni, tapi juga menyebarkan info pendidikan, lowongan pekerjaan, dan kalian juga bisa ikut langsung kegiatan atau projek yang sedang dikerjakan. Kalian harus bangga karena punya Palmturi,” pesan Bu Ika.